5 Tips Sehat Konsumsi Hidangan Lebaran Menurut Pakar Gizi IPB, Ikuti Aturan Ini!

Featured

5 Tips Sehat Konsumsi Hidangan, Lebaran tiba, saatnya umat islam merayakan hari kemenangan ini salah satunya dengan makan-makan. Sesuai sholat idul fitri, biasanya muslim akan menyajikan makanan khas lebaran. Makanan-makanan ini contohnya ketupat, opor, gulai, kue manis, sambal pete, dan masih banyak lagi. Dari ragam makanan tersebut, tak sedikit yang mengandung kolesterol jahat dengan kadar tinggi dan gula yang berlebih. Jika konsumsi makanan lebaran tak dibatasi, maka dapat menyebabkan gangguan kesehatan bahkan kelebihan berat badan. Walau demikian, menurut pakar gizi sekaligus dosen departemen gizi masyarakat institut pertanian bogor dari naufal muharam nurdin SKed Msi, pola makan sehat slama lebaran tetap bisa diusahakan.

Menjaga pola makan ketika lebaran merupakan hal yang agak sulit. Kita perlu menjaga tetapi tidak perlu terlalu ketat karena lebaran merupakan hari bahagia. Kita dapat menikmati makanan yang tersedia, tapo perlu diingat porsi dan jangka waktunya, ujarnya dikutp dari laman grandviewurgentcare.org, selasa (25/3/2025). Oleh karena itu, ia memberikan sejumlah tips bagi kamu agar bijak dalam mengkonsumsi makanan lebaran. Simak ya!

Tips Sehat Mengkonsumsi Hidangan Lebaran

1. Batasi Asupan Camilan

Di katakan oleh naufal, terkadang kalori terbesar berasal dari camilan bukan makananĀ  utama. Camilan-camilan ini bisa berupa kue hingga keripik. Biasanya, kalori terbesar bukan berasal dari makanan utama, melainkan dari camilan dan kue-kue lebaran, ujarnya. kandungan gula yang tinggi, garam, hingga lemak dalam camilan ini dapat meningkatkan risiko stroke. Naufal menyarankan untuk konsumsi dalam jumlah sedikit atau sekear mencicipinya. Hindari camilan dan kue-kue. Jika penasaran, boleh mencicipi, tapi jangan terlalu banyak, tegas nya.

2. Ikuti Aturan Panduan Piring Makanku

Tips selanjutnya yang disampaikan naufal adalah mengikuti jumlah porsi sesuai panduan piring makanku yang dirilis oleh kementerian kesehatan. Artinya, saat akan makan satu piring isinya harus seimbang. Satu piring makanan yang seimbang berdasarkan panduan piring makanku setidaknya berisikan setengah piring buah dan sayur kemudian sisanya adalah nai di tambah lauk pauk. Naufal menyarankan untuk memakai piring kecil saat makan. Piring besar tanpa di sadari dapat membuat seseorang mengambil porsi secara berlebihan.

3. Konsumsi Buah/Sayur Sebelum Makanan Berat

Meski pilihan hidangan lebaran sangat menarik perut, tetapi kamu harus tetap memberikan ruang bagi buah dan sayur. Naufal mengatakan konsumsi buah dan sayur sebelum makanan dapat mengurangi nafsu makan. Dengan begitu, seseorang tak akan berlebihan dalam mengkonsumsi makanan lebaran yang penuh dengan lemak. Selain itu, buah berfungsi dalam mengikat lemak.

Ini dapat membatasi kita untuk mengkonsumsi makanan tinggi gula dan tinggi lemak. Ada baiknya buah dan sayur segar di hidangkan dalam bentuk salad sebagai alternatif makanan sehat saat lebaran, jelasnya. Namun, berbeda bagi penderita diabetes yang harus membatasi buah-buahan manis. Makanan manis bagi mereka dapat memperburuk penyakitnya. Penderita diabetes tidak boleh mengkonsumsi makanan manis. Jika memiliki kolesterol tinggi dan hipertensi, makanan berlemak juga harus di batasi, tambahnya.


Baca juga: Menahan Kencing Saat Mudik, Seberapa Berbahaya?


4. Makan Terlebih Dahulu Sebelum Sholat led

Pada hari raya idul fitri tepatnya sebelum sholat led, naufal menghimbau kamu semua agar makan terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah perut lapar sehingga konsumsi makanan setelah sholat led menjadi berlebihan. Perut yang lapar, apalagi di hadapkan pada makanan melimpah, cenderung membuat kita makan berlebihan, katanya.

5. Lakukan Olahraga

Tak lupa, olahraga selalu menjadi kegiatan penting dalam memastikan tubuh tetap sehat. Terlebih setelah tubuh di isi asupan lemak yang berlebih. Usahakan berolahraga di pagi hari setidaknya selama 15 menit, pungkasnya.