6 Penyakit yang Sering Muncul saat Musim Hujan

Featured

6 Penyakit – Musim hujan kerap membawa perubahan suhu dan kelembapan udara yang signifikan. Kondisi ini dapat memicu munculnya berbagai penyakit yang di sebabkan oleh virus, bakteri, maupun parasit. Untuk mengantisipasinya, penting bagi masyarakat memahami jenis-jenis penyakit yang umum terjadi saat musim hujan, serta langkah pencegahnya. Berikut beberapa penyakit yang perlu di waspadai dikutip grandviewurgentcare.org dari laman kemenkes, jumat (4/4/2025).

Demam Berdarah

Demam berdarah dengue (DBD) di tularkan oleh nyamuk aedes aegypti yang berkembang biak di genangan air. Gelajanya meliputi demam tinggi mendadak, nyeri oto dan sendi, serta munculnya bintik-bintik merah di kulit.

Pencegahan:

  • Mengurus dan menutup tempat penampungan air secara rutin
  • Menggunakan obat nyamuk atau kelambu saat tidur
  • Mengenakan pakaian tertutup saat berkativitas di luar ruangan

Infeksi Saluran Pernapasan (Flu Dan Pilek)

Cuaca dingin dan perubahan suhu ekstrem dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga lebih rentan terhadap infeksi virus seperti influeza. Penyebaran virus bisa terjadi melalui udara maupun sentuhan tangan yang terkontaminasi.

Pencegahan:

  • Cuci tangan rutin dengan sabun
  • Gunakan masker, terutama saat berada di tempat umum
  • Konsumsi makanan bergizi dan cukup istirahat

Diare

Diare biasanya terjadi akibat konsumsi makanan atau air yang rekontaminasi bakteri, seperti escherichia coli atau salmonella. Musim hujan rawan menyebabkan tercemarnya sumber air bersih.

Pencegahan:

  • Pastikan makanan di masak hingga matang
  • Konsumsi air yang sudah di masak atau air kemasan yang terjamin kebersihannya
  • Cuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet

Baca juga: Tips Merawat Kulit Pasca Lebaran Agar Tetap Sehat dan Bersinar


Penyakit Kulit

Kulit yang lembap akibat pakaian basah atau kontak dengan air kotor berisiko mengamai infeksi jamur dan bakteri. Penyakit kulit yang umum terjadi antara lain dermatitis, kurap, dan gatal-gatal.

Pencegahan:

  • Ganti pakaian segera setelah kehujanan
  • Mandi bersih menggunakan sabun antibakteri
  • Gunakan krim antijamur bila diperlukan

Leptospirosis

Leptospirosis merupakan infeksi bakteri yang ditularkan melalui air atau lumpur yang tercemar urine hewan, terutama tikus. Penyakit ini sering ditemukan saat banjir atau genapan air.

Pencegahan:

  • Hindari berjalan tanpa alas kaki di area tergenang
  • Gunakan pelindung saat membersihkan lingkungan pasca-banjir
  • Jaga keberishan rumah dan saluran air

Demam Tifoid (Tipes)

Demam tifoid di sebabkan oleh bakteri salmonella typhi yang masuk ke tubuh melalui makanan atau minuman yang tidak higienis. Risiko meningkat saat sanitasi terganggu akibat hujan deras atau banjir.

Pencegahan:

  • Konsumsi makanan yang bersih dan di masak sempurna
  • Pastikan air minum aman dan tidak terkontiminasi
  • Jaga kebersihan diri dan lingkungan

Langkah Pencegahan Lebih Penting Daripada Pengobatan

Musim hujan memang tak bisa di hindari, tetapi risiko penyakit bisa di minimalkan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Menjaga daya tahan tubuh dan memperhatikan kebersihan lingkungan menjadi langkah utama untuk mencegah berbagai infeksi yang kerap muncul saat musim hujan.

Buah Terbaik untuk Lancarkan BAB, Menurut Ahli Gizi

Buah Terbaik untuk Lancarkan BAB – Buah Terbaik untuk Lancarkan BAB – Jika anda mengalami kesulitan saat buang air besar atau merasa harus berusaha keras di toilet, anda tidak sendirian.

Di Amerika Serikat (AS), di perkirakan sekitar 20 persen penduduk mengalami konstipasi.

Kasus konstipasi yang dapat di atasi dengan beberapa perubahan dalam pola makan. Makanan kaya serat, khususnya, dapat membantu perjalanan ke toilet menjadi lebih lancar.

Beberapa jenis makanan bahkan lebih efektif dalam membantu proses pencernaan di bandingkan yang lain.

Baca juga : Tips untuk Melancarkan Sirkulasi Darah

Meskipun mungkin tidak langsung terlintas di pikiran, kiwi adalah salah satu buah terbaik untuk membantu melancarkan pencernaan.

Di lansir dari grandviewurgentcare.org, kiwi mengandung kombinasi efektif antara serat larut dan tidak larut, serta enzim pencernaan alami yang dapat mendukung kelancaran buang air besar.

Selain mengatasi konstipasi, kiwi juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, kalium, dan vitamin K.

Mengapa kiwi jadi buah terbaik untuk membantu buang air besar

Kiwi Kaya Serat

Dalam sebuah penelitian, mengonsumsi dua kiwi setiap hari ternyata setara dengan mengonsumsi psyllium-suplemen serat populer-untuk membantu mengatasi konstipasi.

Kiwi memang di kenal sebagai sumber serat yang sangat baik, dengan 5 gram serat dalam satu cangkir.

Serat membantu menjaga kelancaran pencernaan, yang juga bisa mengatasi masalah pencernaan lainnya seperti konstipasi dan perut kembung.

Selain itu, kiwi memiliki kombinasi serat larut dan tidak larut yang sangat penting untuk kesehatan pencernaan.

Serat tidak larut membantu memperbesar tinja dan memperlancar pergerakan, sementara serat larut membantu melunakkan tinja agar lebih mudah di keluarkan.

Mengandung Enzim Pencernaan

Kiwi juga mengandung enzim pencernaan yang membantu memecah makanan yang kita konsumsi.

Enzim actinidin dalam kiwi, yang berfungsi membantu memecah protein, mungin juga memberikan efek laksatif ringan dengan mempercepat pergerakan makanan dalam saluran pencernaan.

Sumber Cairan

Menjaga hidrasi tubuh sangat penting untuk mencegah konstipasi, terutama saat meningkatkan asupan serat. Makanan juga bisa menjadi sumber cairan, selain air.

Buah-buahan dan sayuran adalah kontributor utama hidrasi, dan kiwi juga tak terkecuali. Satu cangkir kiwi mengandung sekitar 5 ons air, yang turut membantu proses pencernaan.

Strategi Lain Untuk Menjaga Pencernaan Tetap Lancar

Aktivitas Fisik

Olahraga tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, tulang, dan otot, tetapi juga penting untuk menjaga kelancaran pencernaan. Aktivitas fisik dapat memperbaiki motilitas usus, yaitu pergerakan makanan dalam saluran pencernaan.

Penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya aktivitas fisik dapat mengurangi konstipasi. Tidak perlu berolahraga intens, berjalan setelah makan pun sudah sangat bermanfaat.

Magnesium

Bagi yang sering mengalami konstipasi, menambah magnesium dalam diet bisa menjadi pilihan. Magnesium juga bisa di gunakan untuk mengatasi konstipasi kronis. Namun, jenis magnesium yang tepat perlu di pilih agar memberikan efek yang maksimal

Waspada Dengan Suplemen

Meski suplemen bisa menjadi solusi sementara, suplemen untuk mengatasi konstipasi tidak selalu bermanfaat dalam jangka panjang. Bergantung pada suplemen untuk buang air besar bisa menandakan adanya masalah pencernaan yang lebih serius, sehingga konsultasi dengan profesional kesehatan sangat di anjurkan. Penggunakan laksatif dalam jangka panjang juga harus di awasi oleh tenaga medis.

Konsumsi Serat Cukup

Serat adalah komponen penting dalam diet yang sering kali terabaikan. Sebagian besar orang tidak cukup mengonsumsi serat, yang berpotensi meningkatkan risiko konstipasi.

Untuk menjaga kelancaran pencernaan, di sarankan untuk mengonsumsi setidaknya 25 gram serat per hari untuk wanita dan 30 gram untuk pria.

Makanan nabati seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian serta kacang-kacangan dan biji dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian.

Tips Merawat Kulit Pasca Lebaran Agar Tetap Sehat dan Bersinar

Tips Merawat Kulit Pasca Lebaran – Setelah menjalani puasa ramadhan sebulan penuh, umat Islam merayakan lebaran atau hari raya idul fitri dengan penuh suka cita.

Momen ini tak hanya identik dengan kebersamaan keluarga, tetapi juga dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera.

Namun, perubahan pola makan dan gaya hidup selama lebaran dapat memengaruhi kondisi kulit kita.

Dr. Niketa Sonavane mengatakan puasa dan lebaran bisa menyebabkan perubahan signifikan pada kulit jika kita tidak berhati-hati dengan pola makan, hidrasi, dan kebiasaan lainnya. Berikut tips merawat kulit pasca lebaran agar tetap sehat dan bersinar.

Baca juga : 6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bikin Sulit Terlelap

  • Menjaga hidrasi kulit

Puasa mengubah ritme tubuh, termasuk kondisi kulit. Kembali mengonsumsi makanan berat dan manis saat lebaran bisa memicu jerawat, kulit kusam, atau produksi minyak berlebih. Oleh karena itu, menjaga hidrasi sangat penting.

Dr. Niketa Sonavane menyarankan untuk minum 8-10 gelas air putih sehari. “Air putih membantu menghidrasi kulit dan mencegah dehidrasi yang dapat membuat kulit kering dan kusam,”ujarnya.

Air kelapa juga bisa menjadi alternatif karena mengandung elektrolit alami yang baik untuk kulit.

Konsumsi buah-buahan kaya air seperti semangka dan mentimun juga membantu menjaga kelembapan kulit

  • Nutrisi dari dalam untuk kulit bersinar

Perawatan kulit tak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Konsumsi makanan yang kaya antioksidan dan lemak sehat dapat menutrisi kulit.

Dr. Sonavane merekomendasikan kurma, kacang almond, kenari, serta buah delima, dan pepaya.

  • Jaga kebersihan kulit dan tidur yang cukup

Riasan wajah tebal serta kebiasaan begadang saat lebaran dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

Gunakan pembersih wajah yang lembut serta serum malam yang menenangkan.

“Serum dengan peptida kolagen membantu regenerasi kulit saat tidur,” kata Dr. Sonavane

Pilih sunscreen yang melembapkan agar kulit tetap terhidrasi.

  • Gunakan Serum vitamin C

Jika kulit tampak kusam setelah menikmati hidangan lebaran, tambahkan serum vitamin C dalam rutinitas skincare.

Vitamin C membantu mencerahkan kulit dan melawan efek penuaan dini.

Melansir dari grandviewurgentcare.org, menjaga pola makan sehat dengan mengurangi makanan berlemak serta meningkatkan konsumsi sayur dan buah kaya vitamin juga mendukung regenerasi kulit.

  • Jangan Malas Cuci Muka!

Setelah berhari-hari memakai makeup tebal dan terpapar debu jalanan, kamu harus segera membersihkan wajah dengan tuntas. Jangan malas cuci muka, walaupun kelelahan menumpuk setelah beraktivitas seharian. Gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulitmu. Pembersih wajah yang baik akan mengangkat kotoran dan minyak berlebih, serta memberikan hidrasi pada kulitmu. Pastikan untuk mencuci muka dua kali sehari-pagi dan malam- untuk menjaga kulit tetap segar dan terhindar dari jerawat.

  • Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman

Makan enak saat lebaran memang memanjakan lidah, tapi jangan biarkan makanan berlemak dan manis mengancam kesehatan kulitmu. Pola makan yang buruk dapat memicu jerawat dan kulit kusam. Untuk kulit yang tetap bersinar, perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran segar. Jangan lupa untuk banyak minum air putih agar kulitmu terhidrasi dengan baik. HIndari makanan yang bisa memicu peradangan atau gangguan pada kulit seperti gorengan dan makanan manis berlebih.

6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bikin Sulit Terlelap

Featured

6 Makanan yang Sebaiknya Dihindar – Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Kurang tidur tidak hanya memengaruhi tingkat energi, tetapi juga dapat meningkatkan risiko penyakit. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang termasuk dari makanan. Faktanya, ada sejumlah makanan yang berpotensi menyebabkan gangguan tidur, seperti sulit terlelap, sering terjaga untuk buang air kecil, dan rasa tidak nyaman di perut. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja makanan yang perlu di hindari menjelang waktu tidur. Di kutip dari grandviewurgentcare.org, berikut daftarnya.

1. Keju

Merupakan salah satu makanan yang sebaiknya di hindari sebelum tidur. Keju dapat menyebabkan ketidak nyamanan pencernaan dan memicu gejala refluks asam pada sebagian orang. Varietas keju tertentu juga dapat mengandung banyak tyramine. Tyramine merupakan senyawa asam amino yang dapat memicu pelepasan norepinefrin, stimulan otak yang membuat seseorang tetap terjaga.

2. Buah Sitrus

Bagi mereka yang memiliki maslalah refluks asam, sebaiknya menghindari konsumsi buah sitrus sebelum tidur. Buah sitrus, seprti jeruk, lemon, dan jeruk bali memiliki kandungan asam yang tinggi, sehingga bisa memicu gejala refluks dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat tidur. Buah sitrus juga memiliki efek di uretik, sehingga dapat menyebabkan seseorang sering buang air kecil di malam hari.

3. Makanan Pedas

Makanan pedas dapat menyebabkan gangguan pencernaan, yang berpotensi memicu gejala nyeri ulu hari dan refluks asam. Keduanya dapat menimbulkan rasa tidak nyama dan menggangu kualitas tidur.

4. Es Krim

Bagi sebagian orang, es krim mungkin menjadi cemilan klasik yang di santap sebelum tidur. Namun, kandungan lemah jenuh tinggi pada es krim sebenarnya dapat mengurangi kualitas tidur. Sebuah studi pada 2015 menemukan pria mengkonsumsi lebih banyak lemak jenuh menununjukkan gelaja insomnia yang lebih parah di bandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi nya. Tak hanya itu, makanan olahan susu berlemak tinggi seperti es krim juga dapat menyebabkan sakit perut dan refluks perut dan refluks asam lambung.


Baca juga: Tips untuk Melancarkan Sirkulasi Darah


5. Minuman Berkafein

Sudah bukan rahasia lagi kalau minuman berkafein ampuh untuk menghilangkan rasa ngantuk. Karena itu, sebaiknya jangan mengkonsumsi minuman berkafein berdekatan dengan waktu tidur. Kafein tidak hanya di temukan pada kopi saja. Teh, yang sering di anggap sebagai minuman untuk rileks, juga mengandung sejumlah kafein yang dapat memengaruhi kualitas tidur.

6. Minuman Berkarbonasi

Minuma berkarbornasi, meski gula dan kafein, sebaiknya di hindari sebelum tidur. Pasalnya, gelembung udara pada minuman tersbut dapat menyebabkan perut beegas, kembung, dan rasa tidak nyaman, yang semuanya bisa menyuliykan seseorang untuk tidur nyenyak.

Tips untuk Melancarkan Sirkulasi Darah

Featured

Tips untuk Melancarkan Sirkulasi Darah, Sirkulasi darah yang sehat sangat penting untuk menjaga fungsi setiap organ, otot, dan sel dalam tubuh. jantung berperan sebagai pusat sistem peredaran darah, bertugas untuk memompa darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh melalui jaringan luas pembuluh darah, termasuk arteri, vena, dan kapiler. Menurut DR. Ross Brown, ahli jantung intervensi di memorial herman medical group, jantung bisa di ibaratkan sebagai pusat distribusi darah, sementara vena berfungsi jalur pengembalian di kutip oleh grandviewurgentcare.org.

Setelah darah mengantarkan oksigen ke jaringan dan sel tubuh, vena membawanya kembali ke jantung untuk di pompa ke paru-paru agar mendapatkan oksigen baru. Dr. Robert pilchik, ahli jantung bersertifikat dari manhattan cardiology di new york city, menambahkan bahwa sirkulasi yang lancar sangat penting untuk menjaga fungsi organ, terutama jantung, ginjal, dan otak.

Cara Melancarkan Sirkulasi Darah

Tergantung pada akar penyebab maslah sirkulasi, sejumlah strategi berbasis bukti dapat membantu seseorang meningkatkan aliran darah yang sehat, yang sebagian besar terkait dengan gaya hidup sehat. Obat-obatan juga tersedia untuk membantu mengelola masalah kesehatan tertentu yang menyebabkan sirkulasi yang buruk.

Berhenti Merokok

Merokok merusak jantung dan arteri, jadi berhenti merokok adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga sirkulasi darah tetap sehat.

Pantau Tekanan Darah Dan Gula Darah

Menjaga tekanan darah dan memantau gula darah sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem peredaraan darah. Yang penting adalah memeriksakan diri ke dokter secara teratur untuk memantau tekanan darah, gula darah, dan kolestrol, serta mendiagnosis masalah yang muncuk sejak dini, dan mengonsumsi obat yang tepat untuk mengatasinya jika di perlukan.

Jaga Berat Badan

Menjaga berat badan yang sehat dapat meningkatkan aliran darah dengan menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Olahraga Teratur

Olahraga membantu darah mengalir melalui vena. Latihan aerobik dan yoga khususnya membantu meningkarkan aliran darah.

Pola Makan Sehat

Diet Mediterania yang kaya akan buah-buahan dan sayuran, biji-bijian utuh, ikan, kacang-kacangan, polong-polongan, dan minyak zaitun, sangat dianjurkan untuk sirkulasi yang sehat. Asosiasi jantung amerika menunjukkan bahwa mengonsumsi dua hingga porsi ikan per minggu di kaitkan dengan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.


Baca juga: 10 Khasiat Daun Salam Rebus yang Bermanfaat untuk Kesehatan


Kenakan Kaus Kaki Kompresi

Pemakaian kaus kaki ini direkomendasikan untuk beberapa kondisi sirkulasi. Seperti pil diuretik yang meningkatkan jumlah garam yang dikeluarkan dari tubuh melalui buang air kecil, stoking kompresi dapat membantu saat pembengkakan di bagian kaki menjadi masalah. Jika vena menjadi tidak mencukupi, stoking kompresi dapat membantu mendorong cairan dari kaki kembali ke jantung.

 

10 Khasiat Daun Salam Rebus yang Bermanfaat untuk Kesehatan

10 Khasiat Daun Salam Rebus – Daun salam, yang sering di gunakan sebagai sumbu dapur, ternyata memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satu cara untuk memanfaatkannya adalah dengan meminum air rebusan daun salam.

Terdapat beberapa manfaat rebusan daun salam yang bisa di dapatkan, seperti menyeimbangkan kadar gula darah, menyehatkan pencernaan, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Untuk lebih jelasnya, simak beberapa khasiat daun salam rebus untuk kesehatan berikut ini.

Baca juga : 5 Tips Sehat Konsumsi Hidangan Lebaran Menurut Pakar Gizi IPB, Ikuti Aturan Ini!

Khasiat Daun Salam Rebus

Di sarikan dari Healthshots dan WebMD, berikut adalah beberapa khasit daun salam rebus untuk kesehatan yang perlu di ketahui.

– Menyeimbangkan kadar gula darah

Bagi penderita diabetes tipe 2, mengonsumsi air rebusan daun salam secara teratur dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun salam mengandung senyawa alami yang dapat menurunkan gejala diabetes tipe 2 serta meningkatkan sensitivitas insulin. Bahkan, kandungan dalam daun salam dapat membantu menstabilkan profil lipid tubuh.

– Mendukung kesehatan pencernaan

Daun salam memiliki sifat yang dapat merangsang saluran pencernaan dan meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Hal ini dapat membantu mencegah sembelit sekaligus meningkatkan kesehatan usus. Dengan demikian, minum air rebusan daun salam setiap hari bisa menjadi solusi alami untuk melancarkan pencernaan.

– Menjaga kesehatan jantung

Kandungan kalium, zat besi, dan antioksidan dalam daun salam juga bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Air rebusan daun salam dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), serta menjaga keseimbangan irama denyut jantung.

Oleh karena itu, minum air rebusan daun salam secara rutin bisa mendukung jantung agar tetap sehat.

– Meningkatkan kekebalan tubuh

Daun salam kaya akan vitamin C, yang berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Senyawa antiinflamasi dan anti-diabetes yang terkandung di dalamnya juga dapat memperkuat daya tahan tubuh, mencegah infeksi, dan mengurangi risiko terkena penyakit.

– Mengatasi peradangan dalam tubuh

Daun salam mengandung senyawa antiinflamasi yang efektif dalam mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Dengan mengonsumsi air rebusan daun salam secara teratur, Anda bisa mengurangi peradangan yang terjadi pada kondisi medis seperti arthritis, asam urat, atau gangguan inflamasi lainnya.

– Menyehatkan sistem pernapasan

Menghirup uap dari air rebusan daun salam juga di ketahui efektif untuk meredakan gejala gangguan pernapasan, seperti hidung mampet, selesma, atau asma.

Kandungan antibakteri dan antiinflamasi dalam daun salam membantu membersihkan saluran pernapasan, serta mengurangi dahak dan lendir.

– Mengatasi infeksi jamur

Selain berguna untuk kesehatan tubuh, daun salam juga dapat di gunakan untuk melawan infeksi jamur.

Kandungan eugenol dan cineole pada daun salam memiliki sifat antimikroba yang dapat menghambat pertumbuhan jamur, sehingga membantu mengurangi risiko infeksi jamur pada tubuh.

– Menyuburkan rambut

Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuh, air rebusan daun salam juga dapat di gunakan untuk merawat rambut.

Kandungan antioksidan dalam daun salam membantu merangsang pertumbuhan rambut yang lebih sehat.

Anda bisa menggunakannya sebagai bahan pencuci rambut untuk mendukung pertumbuhannya.

Untuk mendapatkan manfaat optimal dari air

rebusan daun salam, Anda bisa mengonsumsinya secara rutin, sekitar 1-2 gelas per hari.

Pastikan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsinya, karena meskipun bermanfaat, konsumsi yang berlebihan bisa menimbulkan efek samping tertentu.

Secara keseluruhan, khasiat daun salam rebus sangat beragam, dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga menjaga kesehatan pencernaan.

Dengan konsumsi yang tepat dan teratur, daun salam dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat Anda.

Benarkah Merendam Wajah di Air Es Bikin Pori Mengecil?

Benarkah Merendam Wajah – Merendam air di wadah berisi air es atau pun hanya mencuci muka menjadi salah satu rutinitas banyak orang, termasuk influencer kecantikan. Kebiasaan ini di anggap efektif untuk mengecilkan pori-pori kulit. Bagaimana faktanya?

Merawat wajah dengan air es semudah kedengarannya: Isi mangkuk dengan air dan es, lalu rendam seluruh wajah di dalamnya selama 20 hingga 30 detik. Selesai.

Meskipun metode ini sedang tren, metode ini tentu bukan hal baru, bahkan dapat di telusuri kembali ke peradaban kuno.

“Berendam dalam air dingin untuk seluruh tubuh sudah ada sejak berabad-abad lalu,” kata Geeta Yadav, MD, dokter kulit bersertifikat dan pendiri FACET Dermatology, Kanada.

Faktanya, orang Yunani dan Mesir kuno menggunakan air dingin untuk meredakan kelelahan otot dan iritasi kulit.

Mengapa Pori-Pori Bisa Membesar?

Pori-pori wajah yang besar seringkali menjadi masalah bagi banyak orang. Pori-pori ini sebenarnya adalah lubang kecil di kulit yang berfungsi sebagai saluran untuk kelenjar minyak dan keringat.

Beberapa faktor seperti produksi minyak berlebih, paparan sinar matahari, atau penuaan bisa menyebabkan pori-pori terlihat lebih besar. Jadi, ketika kita berbicara tentang mengecilkan pori-pori, kita berbicara tentang bagaimana mengurangi penampakan lubang-lubang kecil tersebut.

Air Es dan Efeknya pada kulit

Pernahkah kamu mencelupkan wajahmu ke dalam air es yang dingin dan merasa kulitmu seketika terasa kencang? Ini bukan perasaan semata, melainkan respons alami tubuh terhadap suhu ekstrem. Ketika kulit terkena suhu dingin, pembuluh darah akan menyempit, yang di kenal dengan istilah vasokonstriksi. Fenomena ini dapat memberikan efek sementara pada kulit yang terlihat lebih kencang dan segar.

Namun apakah ini artinya pori-pori kita jadi lebih kecil? Tidak sepenuhnya. Efek pengecilan pori yang kamu rasakan setelah merendam wajah dalam air es sebenarnya hanya sementara. Setelah beberapa saat, pembuluh darah akan kembali normal, dan kulit pun kembali ke kondisi semula.

Ilusi Pori-Pori yang Kecil

Pori-pori yang terlihat lebih kecil setelah merendam wajah dalam air es hanya bersifat ilusi. Kulit memang terlihat lebih kencang dan halus karena adanya perubahan sementara pada tekstur kulit, namun itu bukanlah hasil yang permanen. Jadi, meskipun sensasi kencang tersebut mungkin memuaskan, itu bukan solusi jangka panjang untuk masalah pori-pori besar.

Baca juga : 5 Tips Sehat Konsumsi Hidangan Lebaran Menurut Pakar Gizi IPB, Ikuti Aturan Ini!

Mitos atau Fakta?

Dari berbagai penelitian dan uji coba, belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa merendam wajah dalam air es bisa mengecilkan pori-pori secara permanen. Memang benar, air es bisa memberikan efek segar dan mengurangi pembengkakan sementara, tapi untuk mengecilkan pori secara permanen, kamu membutuhkan perawatan yang lebih mendalam, seperti penggunaan produk dengan bahan aktif seperti retinol atau asam salisilat yang dapat membantu memperbaiki tekstur kulit.

Alternatif untuk Mengurangi Pori-Pori

Jika kamu benar-benar ingin mengatasi masalah pori-pori besar, ada berbagai cara yang lebih efektif dan terbukti bekerja. Salah satunya adalah rutin membersihkan wajah agar kotoran dan minyak yang menyumbat pori-pori hilang. Penggunaan masker wajah dengan kandungan yang dapat mengontrol produksi minyak juga dapat membantu mengecilkan pori. Selain itu, perawatan profesional seperti mikrodermabrasi atau terapi laser bisa menjadi pilihan yang lebih aman dan efektif.

Merendam wajah di air es mungkin bisa memberikan efek sementara yang menyegarkan, tapi untuk perawatan kulit yang lebih serius dan hasil yang lebih tahan lama, kamu harus berpikir lebih dari sekadar trik sederhana ini. Jadi, berhenti percaya mitos dan mulailah fokus pada solusi yang lebih ilmiah!

5 Tips Sehat Konsumsi Hidangan Lebaran Menurut Pakar Gizi IPB, Ikuti Aturan Ini!

Featured

5 Tips Sehat Konsumsi Hidangan, Lebaran tiba, saatnya umat islam merayakan hari kemenangan ini salah satunya dengan makan-makan. Sesuai sholat idul fitri, biasanya muslim akan menyajikan makanan khas lebaran. Makanan-makanan ini contohnya ketupat, opor, gulai, kue manis, sambal pete, dan masih banyak lagi. Dari ragam makanan tersebut, tak sedikit yang mengandung kolesterol jahat dengan kadar tinggi dan gula yang berlebih. Jika konsumsi makanan lebaran tak dibatasi, maka dapat menyebabkan gangguan kesehatan bahkan kelebihan berat badan. Walau demikian, menurut pakar gizi sekaligus dosen departemen gizi masyarakat institut pertanian bogor dari naufal muharam nurdin SKed Msi, pola makan sehat slama lebaran tetap bisa diusahakan.

Menjaga pola makan ketika lebaran merupakan hal yang agak sulit. Kita perlu menjaga tetapi tidak perlu terlalu ketat karena lebaran merupakan hari bahagia. Kita dapat menikmati makanan yang tersedia, tapo perlu diingat porsi dan jangka waktunya, ujarnya dikutp dari laman grandviewurgentcare.org, selasa (25/3/2025). Oleh karena itu, ia memberikan sejumlah tips bagi kamu agar bijak dalam mengkonsumsi makanan lebaran. Simak ya!

Tips Sehat Mengkonsumsi Hidangan Lebaran

1. Batasi Asupan Camilan

Di katakan oleh naufal, terkadang kalori terbesar berasal dari camilan bukan makanan  utama. Camilan-camilan ini bisa berupa kue hingga keripik. Biasanya, kalori terbesar bukan berasal dari makanan utama, melainkan dari camilan dan kue-kue lebaran, ujarnya. kandungan gula yang tinggi, garam, hingga lemak dalam camilan ini dapat meningkatkan risiko stroke. Naufal menyarankan untuk konsumsi dalam jumlah sedikit atau sekear mencicipinya. Hindari camilan dan kue-kue. Jika penasaran, boleh mencicipi, tapi jangan terlalu banyak, tegas nya.

2. Ikuti Aturan Panduan Piring Makanku

Tips selanjutnya yang disampaikan naufal adalah mengikuti jumlah porsi sesuai panduan piring makanku yang dirilis oleh kementerian kesehatan. Artinya, saat akan makan satu piring isinya harus seimbang. Satu piring makanan yang seimbang berdasarkan panduan piring makanku setidaknya berisikan setengah piring buah dan sayur kemudian sisanya adalah nai di tambah lauk pauk. Naufal menyarankan untuk memakai piring kecil saat makan. Piring besar tanpa di sadari dapat membuat seseorang mengambil porsi secara berlebihan.

3. Konsumsi Buah/Sayur Sebelum Makanan Berat

Meski pilihan hidangan lebaran sangat menarik perut, tetapi kamu harus tetap memberikan ruang bagi buah dan sayur. Naufal mengatakan konsumsi buah dan sayur sebelum makanan dapat mengurangi nafsu makan. Dengan begitu, seseorang tak akan berlebihan dalam mengkonsumsi makanan lebaran yang penuh dengan lemak. Selain itu, buah berfungsi dalam mengikat lemak.

Ini dapat membatasi kita untuk mengkonsumsi makanan tinggi gula dan tinggi lemak. Ada baiknya buah dan sayur segar di hidangkan dalam bentuk salad sebagai alternatif makanan sehat saat lebaran, jelasnya. Namun, berbeda bagi penderita diabetes yang harus membatasi buah-buahan manis. Makanan manis bagi mereka dapat memperburuk penyakitnya. Penderita diabetes tidak boleh mengkonsumsi makanan manis. Jika memiliki kolesterol tinggi dan hipertensi, makanan berlemak juga harus di batasi, tambahnya.


Baca juga: Menahan Kencing Saat Mudik, Seberapa Berbahaya?


4. Makan Terlebih Dahulu Sebelum Sholat led

Pada hari raya idul fitri tepatnya sebelum sholat led, naufal menghimbau kamu semua agar makan terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah perut lapar sehingga konsumsi makanan setelah sholat led menjadi berlebihan. Perut yang lapar, apalagi di hadapkan pada makanan melimpah, cenderung membuat kita makan berlebihan, katanya.

5. Lakukan Olahraga

Tak lupa, olahraga selalu menjadi kegiatan penting dalam memastikan tubuh tetap sehat. Terlebih setelah tubuh di isi asupan lemak yang berlebih. Usahakan berolahraga di pagi hari setidaknya selama 15 menit, pungkasnya.

 

5 Minuman Alami Penurun Kolesterol, Usai Lebaran Tak Perlu Was-was

Featured

5 Minuman Alami Penurun Kolesterol, Pola makan kaya akan lemak dan gula saat lebaran tentunya dapat meningkatkan kadar kolesterol. Hal ini membuat munculnya keluhan seperti leher menjadi kencang setelah atau bahkan saat hari lebaran, yang oleh sebagian orang dianggap sebagai gejala melonjaknya kolesterol. Kolestrol dibagi menjadi dua, yakni LDL (low-densty lipoprotein) sebagai kolesterol jahat dan HDL (high-density lipoprotein) sebagai kolesterol baik.

Kolesterol baik (HDL) akan terserap oleh organ hati kemudian membuang sisanya ke tubuh. Sementara kolesterol jahat jika terlalu berlebihan akan menyumbat pembuluh darah. Di kutip oleh grandviewurgentcare.org tingginya kolesterol dalam tubuh dapat memicu pembentukan plak yang memepersempit dan menghambat aliran darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Lalu apa saja minuman penurun kolesterol yang efektif dan mudah untuk didapatkan?

1. Teh Hijau

Minuman ini mengandung ketekin dan senyawa antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (Low density lipoprotein). Sebuah studi di tahun 2020 menemukan bahwa epigallocatechin gallate, yakni antioksidan dalam teh hijau dapat membantu menurunkan LDL atau kolesterol jahat.

2. Jus Tomat

Tomat diketahui kaya akan senyawa yang disebut lycopene. Senyawa ini dapat meningkatkan kadar lipid dan mengurangi kolesterol LDL. Penelitian menunjukkan bahwa mengolah tomat menjadi jus dapat meningkatkan kandungan likopennya. Jus tomat juga kaya akan serat penurun kolesterol dan niasin.

3. Berry Smoothies

Berberapa buah beri memang dikenal kaya akan antioksidan dan serat, sehingga cocok dijadikan minuman penurun kolesterol. Beberapa buah beri yang bisa di pilih adalah strawberry, blueberry, blackberry, dan rasberry.


Baca juga: https://grandviewurgentcare.org/


4. Susu Oat (Oat Milk)

Oat mengandung beta-glukan yang dapat menciptakan zat seperti gel di dalam usus dan berinteraksi dengan garam empedu. Serat larut ini dapat menghambat penyerapan kolesterol dan membantu mengurangi kadar kolesterol. Sebuah tinjauan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa minuman oat seperti susu oat, dapat menawarkan penurunan kolesterol yang lebih konsisten daripada produk oat semi-padat atau padat. Segelas susu oat 250 ml dapat menyediakan 1 gram beta-glukan.

5. Susu Kedelai

Kedelai diketahui rendag lemak jenuh. Mengganti lemah jenuh dengan produk kedelai dapat membantu mengurangi atau mengelola kadar kolesterol. The food and drug administration (FDA) merekomendasikan mengonsumsi 25 gram (g) protein kedelai per hari sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, lebih baik untuk mengonsumsi kedelai dalam bentuk utuh dan diolah secara minimal dengan sedikit atau tanpa tambahan gula, garam, dan lemak.

Menahan Kencing Saat Mudik, Seberapa Berbahaya?

Menahan Kencing Saat Mudik – Mudik adalah tradisi yang di nanti banyak orang, tetapi tak jarang perjalanan panjang menghadirkan tantangan tersendiri bagi pemudik.

Salah satunya adalah sulitnya menemukan toilet saat jalanan macet.

Banyak orang yang akhirnya memilih menahan kencing hingga menemukan tempat yang tepat.

Namun, apakah kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan? grandviewurgentcare.org

Pengaruh Menahan Kencing Terhadap Kandung Kemih

Kandung kemih yang terlalu sering di paksa menahan urin juga akan mengalami masalah. Kandung kemih yang seharusnya fleksibel dan bisa menampung urin dalam jumlah tertentu akan kehilangan elastisitasnya jika kebiasaan menahan kencing di lakukan terlalu sering. Akibatnya, kandung kemih akan sulit untuk mengosongkan dirinya sepenuhnya, yang dapat memicu infeksi saluran kemih (ISK) atau bahkan inkontinensia urin di masa depan.

Jika kandung kemih terpaksa menahan urin dalam waktu lama, dindingnya bisa meregang kelebihan, yang dalam jangka panjang bisa mempengaruhi kemampuannya untuk mengontrol proses buang air kecil. Hal ini berisiko menyebabkan kebocoran urin yang bisa mengganggu kualitas hidup kamu.

Risiko Terhadap Sistem Pencernaan

Selain itu, menahan kencing dalam waktu yang lama juga dapat mempengaruhi sistem pencernaanmu. Kandung kemih yang terlalu penuh akan memberikan tekanan pada organ-organ lain di dalam tubuh, termasuk usus besar. Tekanan ini bisa memperlambat proses pencernaan dan bahkan menyebabkan sembelit. Jika kamu merasa perut kambung atau tidak nyaman setelah menahan kencing, itu bisa menjadi salah satu efek samping dari kebiasaan buruk ini.

Risiko kesehatan menahan kencing terlalu lama

Menahan kencing sebenarnya adalah hal wajar dalam situasi tertentu.

Namun, jika di lakukan terlalu sering atau dalam durasi panjang, ini bisa berdampak buruk pada tubuh, lho.

Melansir dari Medical News Today, terlalu sering menahan kencing dapat menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK), nyeri, dan banyak lagi. Beberapa risiko yang bisa muncul antara lain:

– Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Bakteri yang seharusnya di lakukan bersama urin bisa berkembang biak dalam kandung kemih, meningkatkan risiko ISK.

Kebiasaan menunda buang air kecil berkorelasi dengan tingginya kasus ISK, terutama pada wanita.

– Gangguan kandung kemih

Menahan kencing terus-menerus dapat melemahkan otot kandung kemih dan menyebabkan overactive bladder, kondisi yang membuat seseorang sering ingin buang air kecil meskipun kandung kemih belum penuh.

– Risiko batu ginjal:

Menurut jurnal yang di terbitkan PubMed, urin yang tertahan dalam tubuh lebih lama bisa menyebabkan penumpukan mineral dan kristal yang berujung pada pembentukan batu ginjal.

Meskipun tidak semua orang mengalami ini, mereka yang sudah memiliki riwayat batu ginjal sebaiknya lebih waspada.

Tips mengelola kebetuhan buang air kecil saat mudik

Agar perjalanan mudik tetap nyaman tanpa harus menghadapi risiko kesehatan akibat menahan kencing, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

– Rencanakan perjalanan dengan baik

Sebelum berangkat, pastikan untuk mengetahui lokasi rest area atau tempat yang menyediakan toilet bersih di sepanjang rute mudik.

– Atur pola minum

Mengurangi konsumsi cairan secara berlebihan sebelum perjalanan bisa membantu, tapi bukan berarti harus mengurangi minum secara ekstrem.

Tetap konsumsi air putih dengan cukup, namun hindari minuman berkafein atau bersoda yang dapat meningkatkan produksi urin.

– Manfaatkan setiap kesempatan

Jika ada kesempatan untuk ke toilet, gunakan sebaik mungkin meskipun belum merasa benar-benar ingin buang air kecil.

Dengan begitu, akan membantu mengurangi risiko harus menahan urin dalam waktu lama.